Tanaman Kemenyan
Kabupaten Tapanuli Utara mempunyai Natural Endowment, yakni Kemenyan (Bahasa Daerah: Haminjon). yang nama botaninya Styrax benzoin Dryand. Kemenyan merupakan salah satu komoditi perkebunan yang paling luas di Kabupaten Tapanuli Utara dan tersebar di seluruh kecamatan y. Tanaman Kemenyan ini merupakan keunggulan komperatif bagi Kabupaten Tapanuli Utara sebab habitat tanaman ini hanya di sekitar dataran tinggi Bukit Barisan Sumatera Utara seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi dan Tapanuli Selatan. Kemenyan dapat diolah menjadi bahan baku kosmetik, bahan bangunan dan kebutuhan untuk pabrik rokok serta acara ritual adat di Pulau Jawa. Kemenyan yang diproduksi dari Kabupaten Tapanuli Utara ini telah dipasarkan baik didalam negeri maupun luar negeri, seperti Taiwan, Perancis, Jepang dan Singapura yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar dari komoditi ini.
Kopi
Tanaman Kopi (Coffea sp) saat ini merupakan salah satu komoditi unggulan perkebunan rakyat dan primadona di Kabupaten Tapanuli Utara yang telah lama dikembangkan/ dibudidayakan masyarakat secara turun-temurun di hampir semua kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara. Species tanaman kopi yang dikembangkan di daerah ini, diantaranya Kopi Arabika (Coffea arabika), Kopi Liberika (Coffea liberica) dan Kopi Robusta.
Tanaman Kopi Lintong dari species Arabika telah dikenal di mancanegara yang memiliki keunggulan komperatif dibanding kopi lain di Indonesia. Kopi Lintong merupakan Natural Endowment bagi Kabupaten Tapanuli Utara yang memiliki keunggulan cita rasa seperti: aroma, taste dan flavour yang prima serta mutu yang lebih tinggi. Kopi Lintong termasuk jenis Arabika dan telah diakui sebagai specialty coffee oleh Specialty Coffee Association of America (SCAA) sejajar dengan Kopi Gayo Takengon, Toraja Coffee, dan Java Coffee.
Saat ini produksi terbesar diantara tanaman perkebunan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara adalah kopi.
Kacang Tanah
Pertanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dilaksanakan hampir di setiap kecamatan, karena komoditi ini merupakan salah satu komoditi andalan masyarakat petani dalam upaya peningkatan pendapatan. Hal ini disebabkan di Kabupaten Tapanuli Utara telah dikembangkan sejenis industri yang mengolah kacang tanah menjadi kacang garing yakni “Kacang Sihobuk” yang terkenal gurih, enak dan berkualitas baik, sehingga telah berhasil dipasarkan sampai ke Pulau Jawa.
Nenas
Nenas (Ananas comosus) merupakan salah satu komoditi tanaman hortikultura buah-buahan yang telah dikembangkan masyarakat secara turun-temurun di Kabupaten Tapanuli Utara dan merupakan komoditi andalan masyarakat, dimana pertanamannya tersebar di beberapa kecamatan, seperti: Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan, Siborongborong dan Tarutung. Namun pertanaman nenas yang paling dominan berada di Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan dan Siborongborong, yang merupakan sentra produksi tanaman nenas di Kabupaten Tapanuli Utara.
Melalui upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang memberikan subsidi 50 % dalam pengolahan lahan-lahan tidur dan dikaitkan dengan kebutuhan bahan baku Industri Pengolahan Nenas Terpadu (PT. Alami Agro Industry) di Kecamatan Siborongborong yang telah mulai beroperasi sejak Tahun 2005, maka di tahun-tahun yang akan datang diperkirakan luas areal pertanaman nenas ini akan meningkat secara signifikan.
Ternak Babi
Melihat kondisi dan keberadaan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, secara umum banyak mengkonsumsi daging babi juga untuk keperluaan adat istiadat. Oleh karena itu, ternak babi telah di programkan di daerah ini menjadi salah satu komoditi unggulan Kabuaten Tapanuli Utara. Pengembangan ternak babi di daerah ini didukung minat masyarakat untuk pertumbuhan dan produksi jenis ternak babi.
Ternak babi dapat berkembang dengan baik pada semua kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah mengadakan kerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta di dalam pengembangan ternak babi pada Tahun 1998 dengan sentra pengembangannya di Kecamatan Siborongborong.
Senin, 29 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar